Penggunaan Media Visual dalam Pembelajaran Musik bagi Peserta Didik Disabilitas Pendengaran di Lingkungan Inklusif

Authors

Keywords:

Pembelajaran Musik, Disabilitas Pendengaran, Media Visual, Flashcard Notasi Musik

Abstract

Peserta didik dengan disabilitas pendengaran sering menghadapi tantangan dalam memahami materi pembelajaran musik yang bersifat auditif. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan pembelajaran yang adaptif dan dapat diakses secara visual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan penggunaan media visual dalam pembelajaran bagi peserta didik disabilitas pendengaran. Berfokus kepada pemanfaatan media visual berupa flashcard bergambar, notasi musik berwarna, serta tayangan animasi metronome sebagai alat bantu pembelajaran. Melalui pendekatan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini melibatkan sejumlah peserta didik disabilitas pendengaran di tingkat pendidikan inklusif. Hasil temuan menunjukkan bahwa penggunaan media visual mampu membentuk pemahaman konsep ritme, tempo, dan pola melodi ritme sederhana. Flashcard dapat membantu dalam memperjelas simbol dan istilah dalam musik, tayangan metronome dalam video dapat memperkuat persepsi irama secara visual, sementara itu notasi berwarna dapat mempermudah mereka mengidentifikasi nada dan nilai notasi musik. Selain itu, interaksi pengajar dan peserta didik menjadi lebih aktif dan kontekstual. Penelitian ini berkesimpulan bahwa media visual bukan hanya sekedar sebagai alat bantu dalam pembelajaran, tetapi juga sebagai jembatan komunikasi dalam pembelajaran musik yang bersifat inklusif dan bermakna bagi anak disabilitas pendengaran.

The Use of Visual Media in Music Learning for Learners with Hearing Disabilities in an Inclusive Environment

Learners with hearing disabilities often face challenges in understanding auditive music learning materials. Therefore, an adaptive and visually accessible learning approach is needed. This study aims to analyze and describe the use of visual media in learning for learners with hearing disabilities. Focusing on the use of visual media in the form of picture flashcards, colored music notation, and metronome animation shows as learning aids. Through a qualitative research approach with a case study method, this research involved a number of learners with hearing disabilities at the inclusive education level. The findings show that the use of visual media can shape the understanding of the concepts of rhythm, tempo and simple rhythm melody patterns. Flashcards can help in clarifying symbols and terms in music, metronome shows in videos can visually reinforce the perception of rhythm, while colored notation can make it easier for them to identify pitches and musical notation values. In addition, the interaction between teachers and learners becomes more active and contextualized. This study concludes that visual media is not only a tool for learning, but also a communication bridge in music learning that is inclusive and meaningful for children with hearing disabilities.

Keywords: Music Education, Hearing Impairment, Visual Media, Musical Notation Flashcards.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andini, D. T., & Pamuji, P. (2024). Pengaruh video pembelajaran animasi terhadap pendidikan seksual bagi remaja disabilitas rungu di SLB-B Karya Mulia Surabaya. Jurnal Pendidikan Khusus, 19(03). https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-khusus/article/view/64277

Bennett, G., & Goodall, E. (2024). The palgrave encyclopedia of disability. https://doi.org/10.1007/978-3-031-40858-8

Bolduc, J. (2008). The Effects of Music Instruction on Emergent Literacy Capacities among Preschool Children: A Literature Review. Early Childhood Research & Practice, 10(1), n1. https://eric.ed.gov/?id=EJ848819

Cahyono, G. (2019). Perencanaan pembelajaran PAI berbasis media visual bagi anak tuna rungu. IQRO: Journal of Islamic Education, 2(1), 81-98. https://doi.org/10.24256/iqro.v2i1.850

Darrow, A. A. (1999). Music educators' perceptions regarding the inclusion of students with severe disabilities in music classrooms. Journal of Music Therapy, 36(4), 254-273. https://doi.org/10.1093/jmt/36.4.254

Grenier, M., Lieberman, L. J., & Beach, P. (2025). Training needs of educators for students with visual impairments and additional disabilities: A qualitative inquiry. British Journal of Visual Impairment, 43(1), 143-155. https://doi.org/10.1177/02646196231212740

Guardino, C., & Cannon, J. E. (2015). Theory, research, and practice for students who are deaf and hard of hearing with disabilities: Addressing the challenges from birth to postsecondary education. American Annals of the Deaf, 160(4), 347-355. https://doi.org/10.1353/aad.2015.0033

Haryati, V. S. (2015). Pembelajaran Bina Komunikasi Persepsi Bunyi Dan Irama (BKPBI) Bagi Anak Tunarungu Kelas III SDLB–B di SLBN–B Garut. Universitas Pendidikan Indonesia.

Hash, P. M. (2003). Teaching instrumental music to deaf and hard of hearing students. Research and Issues in Music Education, 1(1), n1. https://eric.ed.gov/?id=EJ852403

Inayah, Y., & Prasetyo, T. (2025). Meningkatkan Kualitas Belajar melalui Teknologi sebagai Media Pembelajaran untuk Anak yang Berkebutuhan Khusus. Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan, 7(1), 67-75. https://doi.org/10.55352/mudir.v7i1.1512

Khasawneh, M. A. S. (2023). The use of video as media in distance learning for deaf students. Contemporary Educational Technology, 15(2), ep418. https://doi.org/10.30935/cedtech/13012

Kurniaman, O., Fauziah, E., & Noviana, E. (2021). How To Teach Deaf Students In Elementary Schools?. Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD), 9(1), 48-58. https://doi.org/10.22219/jp2sd.v9i1.14969

Pandawara, J. (2023). Motion Graphic Media Pembelajaran Bahasa Isyarat Alfabet bagi Anak Tunarungu SDLB. Judikatif: Jurnal Desain Komunikasi Kreatif, 5(1), 14-21. https://doi.org/10.35134/judikatif.v5i1.122

Passanisi, A., Di Nuovo, S., Urgese, L., & Pirrone, C. (2015). The influence of musical expression on creativity and interpersonal relationships in children. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 191, 2476-2480. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.04.308

Puspitaningtyas, A. R. (2020). Pkm Pelatihan Pembuatan Media Audio Visual Pada Guru Paud Inklusi Untuk Siswa Down Syndrome Di Kecamatan Situbondo. Integritas, 4(1), 417717. https://doi.org/10.36841/integritas.v4i1.566

Rahmah, F. N. (2018). Problematika anak tunarungu dan cara mengatasinya. Quality, 6(1), 1-15. http://dx.doi.org/10.21043/quality.v6i1.5744

Regina, T. (2022). Pembelajaran Bina Komunikasi Persepsi Bunyi dan Irama (BKPBI) untuk Anak Tunarungu di SLB Negeri 2 Bantul. ISI Yogyakarta. https://digilib.isi.ac.id/11700/

Soleh, A. (2014). Kebijakan perguruan tinggi negeri yogyakarta terhadap penyandang disabilitas. Jurnal pendidikan islam, 3(1), 1-30. https://doi.org/10.14421/jpi.2014.31.1-30

Suntari, N. L. P. Y. (2022). Media edukasi untuk meningkatkan pengetahuan anak tuna rungu tentang perlindungan keselamatan dan keamanan seksual. Journal of Education Action Research, 6(2), 277-285. https://doi.org/10.23887/jear.v6i2.43364

Ummah, R., & Rahman, M. E. (2024). Pendekatan multisensori dalam model pembelajaran untuk siswa berkebutuhan khusus. Journal of Basic Education, 3(1), 386-394. https://ejournal.stitmiftahulmidad.ac.id/index.php/joedu/article/view/123

Uno, H, B. & Umar, M. K. (2009). Mengelola Kecerdasan dalam Pembelajaran: Sebuah Konsep Pembelajaran Berbasis Kecerdasan (ed. Fatna Yustianti). Bumi Aksara.

Downloads

Published

2025-05-18

How to Cite

Sander, S. R., & Dilva, A. H. (2025). Penggunaan Media Visual dalam Pembelajaran Musik bagi Peserta Didik Disabilitas Pendengaran di Lingkungan Inklusif. MUSED: Jurnal Pendidikan Musik, 1(2), 68–83. Retrieved from https://rumahjurnal.diskresi.id/index.php/mused/article/view/62